Mengenang…

31 Aug 2009

Lelaki separuh abad itu mendekati gadis kecil yang baru duduk di bangku SD dan berkata “apa cita-citamu bila sudah besar nanti, bundar?”

“aku ingin sperti mbah putri, jadi guru kek” jawab gadis kecil berambut sebahu itu

Tersenyum sang kakek dan membalai gadis kecil seraya berkata “bagus…bagus, kakek bangga padamu”

Dan si gadis berkata lagi “tetapi kalo aku laki-laki, aku ingin jadi tentara seperti kakek”

Lagi-lagi sang kakek tersenyum :P

Sang kakek begitu menyanyangi si gadis kecil itu, di setiap kali pertemuan keluarga dari semua anak serta cucu-cucunya, beliau akan mencari hanya satu nama yaitu “bundar” dan berkata “kemana si bundar?”. Bundar memang bukan namanya tetapi panggilan akrab si gadis kecil karena sejak lahir dalam keadaan bundar terbungkus selaput tipis yang entah apa itu tak tahu.

Dan…

Sang kakek itu adalah kakekku, sejak 10tahun yang lalu beliau telah berpulang… Beberapa kali beliau hadir dalam mimpiku untuk menjengukku dengan senyuman dan lambaian tangan… seperti memintaku untuk selalu berkirim do’a agar beliau lebih tenang di alam sana.

Betapa aku rindu dengan kakek… “ya allah semoga di bulan suci yang penuh berkah dan ampunan ini, Engkau mengampuni segala dosa-dosa beliau semasa hidupnya, dan memberikan tempat yang layak untuk beliau, amin”

Dedicate to “kakek tersayang”


TAGS "me my grandfather"


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post